Di pengujung timur wilayah kolonial
Tempat berdansa sang koloni
Berlomba merebut gelar dewa siwa
Diantaranya rakyat menganga
Ditengah berlombanya sang koloni
Sungai kecil di Pipi tak membendung
Aliran darah rakyat tak bertepi
Membentuk lautan merah
Rakyat dinaungi awan gelap
Tertunduk kepala
Mengenang beribu raga yang telah tiada
Mengenang nama tanpa raga
Tempat berdansa sang koloni
Berlomba merebut gelar dewa siwa
Diantaranya rakyat menganga
Ditengah berlombanya sang koloni
Sungai kecil di Pipi tak membendung
Aliran darah rakyat tak bertepi
Membentuk lautan merah
Rakyat dinaungi awan gelap
Tertunduk kepala
Mengenang beribu raga yang telah tiada
Mengenang nama tanpa raga
By: Goo Benediktus
Organda, 12 Juni 2012
No comments:
Post a Comment