Saturday, July 14, 2012

PAPUA MENANGIS

Di pengujung timur wilayah kolonial
Tempat berdansa sang koloni
Berlomba merebut gelar dewa siwa
Diantaranya rakyat menganga

Ditengah berlombanya sang koloni
Sungai kecil di Pipi tak membendung
Aliran darah rakyat tak bertepi
Membentuk lautan merah

Rakyat dinaungi awan gelap
Tertunduk kepala
Mengenang beribu raga yang telah tiada
Mengenang nama tanpa raga
 

By: Goo Benediktus
Organda, 12 Juni 2012 

No comments:

Post a Comment